Rabu, 22 Oktober 2008

Terjerat Panah Asmara

Tatkala Cinta Berbalut Duka

Dunia seakan kelam

Gelisah, resah, hampa yang terasa

Kosong…senyap… dan tak ada Gairah…

Seakan…tiada harapan yang didamba disana..

Dunia sekeliling seakan menggigit tajam…

Benda-benda matipun tak mau peduli keresahan hati…

Semua hanya karena kekosongan Cinta…

Namun,..tatkala cinta terjerat panah asmara

Dunia seakan ceria, tertawa dan tersenyum manis

Ketenangan.. kejernihan… ketabahan… berbalut sutera

Semua hanya karena Cinta sedang bersemi….

Mungkin,..inilah perasaan seseorang seperti aku…

Bila jauh dariNya…dunia seakan gelap gulita

Mataku melihat, namun aku buta

Telingaku mendengar, namun pekak

Mulut terbuka, namun bisu

Ini semua karena apa….? KARENA JAUH dari CintaNya

Manusia yang cerdas sadar akan arti Cinta..

Ia tak akan pernah melepaskan Cinta hakiki..

Cinta tanpa harapan duniawi…

Keutuhan Cinta kekal hanya tujuan Ukhrawi..

Karena disanalah cinta itu akan kekal abadi

Akh..kukisahkan pengalamanku bercinta denganNya

Tiada yang lebih menjamin kekekalan Cinta selain berpegang teguh pada AlQuran dan Sunnahnya.

Jangan pernah sedetikpun melepaskan ikatan cinta itu

Cinta manusia semakin dikejar, semakin ia menjauh

Cinta kepadaNya semakin dikejar semakin ia mendekat kencang

Yah….semakin mendekat dan selalu membaca, mentadabburi kitabNya

Semakin dirimu melekat panah asmaraNya

Semakin kau tak memperhatikan kitabNya

Maka cinta asmaraNyapun seakan tanpa asa dan rasa

Raihlah, dan teguhlah pada cintamu…

Wassalamu’alaikum. Cairo , 22 Oktober 2008. Rahima

Tidak ada komentar: